Inilah 5 Manfaat Doa Menurut Sains - Saliha

WELLNESS

Inilah 5 Manfaat Doa Menurut Sains

BY DEE

2018-04-17 19:09:00


SALIHA.ID - Berdoa merupakan bagian dari keyakinan kita sebagai umat beriman. Sebagai muslim, setidaknya kita berdoa dan beribadah lima kali dalam sehari. Belum lagi jika ditambah ibadah salat sunnah lainnya seperti tahajud, dhuha, dan lain-lain.

Namun sebenarnya bagaimana pandangan doa menurut sudut pandang sains? Apakah mungkin diteliti dan adakah keuntungan yang telah terukur? Hal ini menarik karena doa adalah sesuatu yang spiritual sementara sains berhubungan dengan fakta ilmiah. Meski demikian ternyata ada sejumlah penelitian yang meneliti doa dan menemukan manfaat berdoa bagi kesehatan tubuh dan mental.

Apa saja, ya? 

Membantu menurunkan stres

Doa ternyata membantu menurunkan stres, lo. Dr. Herbert Benson, pakar kardiovaskular pada Harvard Merdical School menemukan apa yang disebut sebagai "relaxation response" yang muncul pada saat seseorang berdoa atau melakukan relaksasi. Pada momen tersebut, metabolisme tubuh akan menurun, detak jantung melambat, tekanan darah menurun dan nafas kita menjadi lebih tenang. Hal ini akan melambatkan gelombang otak dan menciptakan ketenangan pikiran. Hal ini bagus untuk mereka yang mengalami penyakit akibat stres seperti depresi, tekanan darah tinggi, migren dan lain-lain.

Meningkatkan pengendalian diri

Setiap manusia membutuhkan pengendalian diri, mulai dari menahan emosi, memutuskan belanja atau tidak, melakukan tindakan impulsif,  hingga memilih makanan yang sehat. Sebuah studi yang dilakukan Department Psikologi di Saarland University dan University of Mannheim, Jerman, pada tahun 2011 menunjukkan bahwa doa dapat mencegah kelelahan mental dan meningkatkan kendali diri. Orang yang berdoa sebelum tugas yang menuntut kekuatan mental mampu menyelesaikan tes tanpa mengalami kelelahan kognitif. Mereka yang tidak berdoa ternyata tidak sebaik mereka yang berdoa. Penelitian di Queen's University juga menemukan hasil yang serupa. 

Meningkatkan hormon kebahagiaan

Dr. Andrew Newberg, direktur Center for Spirituality and the Mind pada University of Pennsylvania melakukan studi pada biksu Buddha di Tibet dan di biarawati Frasciscan untuk melihat aktivitas. Salah satu hasil penelitiannya adalah  doa dan meditasi akan meningkatkan dopamine, hormon yang berhubungan dengan ketenangan dan kebahagiaan.

Fokus pada Tuhan akan mengurangi rasa sakit

Salah satu keuntungan berdoa adalah ternyata akan meningkatkan fokus dan konsentrasi. Hal inilah yang ditemukan oleh Ken Pargement dari Bowling Green State University. Mereka meminta sekelompok orang yang menderita migren diminta untuk melakukan meditasi selama 20 menit. Peserta diminta untuk mengulangi frasa, "Tuhan itu baik. Tuhan itu Kedamaian. Tuhan itu cinta." Sementara itu, kelompok lain diminta untuk mengucapkan kalimat yang tidak mengandung spiritual, "Rumput itu hijau. Pasir itu lembut."

Hasilnya, mereka yang fokus pada Tuhan ternyata memiliki lebih sedikit sakit kepala dibandingkan dengan yang tidak.

Lebih baik dalam menghadapi penyakit

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health menemukan bahwa orang yang berdoa setiap hari akan memiliki 40% peluang lebih sedikit memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang tidak.

Sementara peneliti pada Dartmouth Medical School menemukan bahwa mereka yang memiliki keyakinan religi yang kuat akan lebih mungkin 3x sembuh operasi jantung dibandingkan mereka yang kurang religius.

Studi University of Cincinnati Academic Health Center tahun 2011 juga menunjukkan bahwa jika disandingkan dengan obat-obatan, berdoa akan membantu penderita asma.

Nah, ternyata, ada banyak manfaat berdoa bagi kesehatan tubuh dan mental kita, ya. Meski demikian, jika Sahabt jatuh sakit, jangan abaikan usaha penyembuhan melalui pengobatan, ya. Sebaiknya usaha batin berdampingan dengan usaha pengobatan untuk hasil yang terbaik.

 


    BY DEE

loading