Hukum Mengenakan Mukena Warna-Warni - Saliha

OASE

Hukum Mengenakan Mukena Warna-Warni

BY SYARIFAH AULIA

2017-03-02 15:33:00


Sebaik-baiknya busana salat, kenakanlah kain berwarna putih. Karena putih lebih dari bersih dan lebih baik.

Mukena dan muslimah memang tidak bisa dipisahkan. Keduanya menjadi satu kesatuan. Rukuh atau mukena adalah kain selubung berjahit yang biasanya didominasi warna putih dan digunakan saat salat.

Seiring perkembangan jaman, mukena pun lebih banyak dibuat dengan corak dan warna yang lebih bervariasi. Bahkan mukena dengan gambar dan warna-warni dipatok dengan harga selangit.

Di pasaran mukena dengan ragam corak dan warna kian menjadi pilihan baik orang dewasa maupun anak-anak. Hal ini diperparah dengan fenomena mukena dikalangan anak-anak, yang lebih banyak didominasi oleh kartun, seperti binatang atau tokoh ilustrasi.

Sesungguhnya pakaian salat merupakan pakaian yang menutup aurat yang mampu menutupi warna kulit. Jika dilihat dari keseluruhan ada baiknya bila mukena yang digunakan tidak mengundang dan mengganggu pandangan setiap orang yang melihatnya.

"Diantara kemakruhan shalat adalah salat yang di hadapannya terdapat sesuatu yang bisa menjadi pusat perhatiannya seperti gambar hewan atau lainnya. Namun bila gambar-gambar tersebut tidak menarik perhatian maka tidaklah makruh. Ini adalah pendapat dari madzhab Malikiyah dan Syafi'iyah." (Al Fiqh ala Madzahi al Arba&'ah juz 1 hal 252).

“Siapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, maka Allah akan memberinya pakaian hina pada hari kiamat.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan An Nasai)

Maka pilihlah pakaian salatmu sebaik-baiknya. Karena putih lebih bersih dan lebih baik.


    BY SYARIFAH AULIA

loading