Peran Gadget Dalam Mempererat Keharmonisan Keluarga Millennials - Saliha

WHAT'S ON

Peran Gadget Dalam Mempererat Keharmonisan Keluarga Millennials

BY SYARIFAH AULIA

2017-12-18 12:31:00


SALIHA.ID - Menjalin kebersamaan antar anggota keluarga sangat penting untuk dilakukan. Peran orangtua, anak, dan anggota keluarga lainnya mampu menciptakan keharmonisan dan kedekatan. Di era globalisasi dan digital ini, kedekatan keluarga memang menjadi sesuatu hal yang sangat berharga, mengingat kepadatan rutinitas tiap anggota keluarga menguras habis waktu setiap harinya.

Renggangnya suatu hubungan antara anggota keluarga dapat menimbulkan fenomena ‘alone together atau kesibukan masing-masing orang atas kegiatan fisik maupun non fisik. Bagi keluarga modern, hidup di zaman serba digital ini tidak bisa terlepas dari akses internet yang memudahkan segala komunikasi demi memperlancar rutinitas.

Menurut penelitian, lebih dari 79 persen ibu di Indonesia memanfaatkan akses internet untuk mencari informasi seputar penanganan rumah tangga, termasuk memantau kegiatan anak. Bahkan, setiap orangtua memberikan satu gawai pada anak-anaknya.

"Kini telah terjadi pergeseran kebiasaan sehari-hari di lingkungan rumah, masing-masing anggota keluarga kian tenggalam dengan kemajuan gadget, sehingga menurunkan kualitas kebersamaan dengan anggota keluarga. Bahkan, orangtua millenials kerap melewatkan kebersamaan dengan anak-anak yang memasuki usia 5-12 tahun," ungkap Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, selaku psikolog anak dan remaja.

Dalam menyambut hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang, snack cemilan keluarga Choco Pie, mengusung "Mother's Day, Together". Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Choco Pie terhadap keharmonisan keluarga. Para ibu modern saat ini harus mampu mengimbangi pemanfaatan gadget untuk mempererat hubungan anggota keluarga termasuk memantau perkembangan dan tumbuh kembang si kecil.

Terdapat tiga hal yang bisa dilakukan dalam premium bonding moment, di antaranya, Ibu dapat mencari waktu dan cara terbaik mewujudkan momen kebersamaan yang berkualitas, misalnya saja dengan mulai menyisihkan setidaknya 9 menit terutama di waktu ketika ibu dan anak sama-sama rileks. Contohnya, bisa dibagi 3 menit ketika bangun tidur, 3 menit sepulang sekolah atau 3 menit sebelum tidur. Pemilihan waktu ini juga sudah dipastikan mampu memperbaiki komunikasi yang sempat tertunda serta menggantikannya menjadi waktu yang berkualitas.

Sama seperti yang dirasakan aktris cantik sekaligus ibu dari 4 anak, Ussy Sulistiawaty, "Kesibukan anak-anakku di sekolah terkadang membuat komunikasi dan pertemuan sedikit menurun. Namun, saya terus mempertahankan kebiasaan bercerita menjelang tidur. Momen bersantai ini kami jadikan sebagai kegiatan berharga yang selalu dirindukan."

Nah, sebagai orangtua millenials yang bijak, seharusnya kita bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan dan prioritas utama keluarga. Sadar lebih dini, enggak ada salahnya kok, demi terciptanya keluarga yang kompak dan bahagia.

 

 

 


    BY SYARIFAH AULIA

loading