Anggap Sepele Sulit Tidur, Picu Gangguan Mental - Saliha

WELLNESS

Anggap Sepele Sulit Tidur, Picu Gangguan Mental

BY SYARIFAH AULIA

2018-03-16 11:44:00


SALIHA.ID - Tidur menjadi salah satu mediasi beristirahat yang paling mudah untuk dilakukan. Namun, belakangan ini banyak orang yang mengaku kesulitan untuk tidur cepat dan lelap. Sekitar 150 juta orang di dunia mengaku terjangkit wabah sulit tidur.

Menurut penelitian Journal Sleep, banyak orang di negara-negara berkembang mengalami peningkatan gangguan sulit tidur akibat depresi dan gelisah.  Di Indonesia sendiri dilaporkan sekitar 10 persen dari jumlah 28 juta orang mengalami kesulitan tidur. Gangguan tidur yang biasanya terjadi pada masyarakat modern yakni insomnia, dimana seseorang bisa tidur pada waktu menjelang pagi.

Hal ini dipicu oleh tingginya gaya hidup yang tidak baik, seperti terlalu sibuk, stress berkepanjangan dan penggunaan ponsel atau elektronik lainnya. Seseorang yang memiliki kualitas tidur yang baik memiliki pengaruh terhadap fungsi tubuh di siang hari. Tubuh akan jauh lebih bersemangat dan berpikiran positif serta dapat merespon dengan sangat baik terhadap suatu kejadian.

Bukan hanya orangtua yang mengalami gangguan tidur, masyarakat di usia produktif juga kerap mengalami hal yang sama. Apalagi mobilitas di era digital ini terus menuntut seseorang menjalani segudang aktivitas tanpa batas.

"Orang yang mengalami insomnia bisa memiliki dampak buruk terhadap kemampuan daya ingat, sering dilanda kecemasan berlebih bahkan fatalnya bisa mengalami gangguan mental," ungkap Aurora Lumbantoruan, seorang psikolog klinis saat ditemui dalam acara World Sleep Day di Jakarta.

Oleh sebab itu, kita harus memahami sebenarnya permasalahan apa yang menyebabkan kita mengalami gangguan tidur, barulah kita mengetahui langkah apa yang harus dilakukan untuk meminimalisir gangguan tersebut. Misalnya saja, kita bisa membersihkan tempat tidur terlebih dahulu sehingga bisa nyaman dan beba dari kuman sarang penyakit.

Biasakanlah untuk membersihkan diri sebelum tidur. Seperti mandi, cuci muka, cuci tangan dan kaki. Membawa rasa lelah usai beraktivitas samapi ketidur bukan menjadi cara bijak untuk menepis gangguan sulit tidur.

Minum air putih yang cukup agar saat tidur tubuh tidak mengalami dehidrasi. Dan yang terpenting pastikan pikiran tenang dan lepaskan semua beban permasalahan yang membelenggu. 


    BY SYARIFAH AULIA

loading