Keindahan Tanjung Aan di Selatan Lombok - Saliha

TRAVEL

Keindahan Tanjung Aan di Selatan Lombok

BY SYARIFAH AULIA

2017-09-07 14:53:00


SALIHA.ID - Lombok sudah menjadi destinasi favorit sejak beberapa tahun belakangan ini, keindahan Gili Tarawangan dan pantai Lombok lainnya mampu menghipnotis sejumlah wisatawan untuk berkunjung bahkan kembali lagi ke sana. Bukan hanya Pantai Gili yang bisa kamu nikmati keindahannya, Lombok miliki begitu banyak pantai yang menganggumkan.

Pantai Tanjung Aan menjadi salah satu lokasi yang wajib banget kamu singgahi. Pantai yang berada di selatan pulau Lombok ini langsung berhadapan lo dengan Samudera Hindia. Kamu juga bisa menelusuri keindahan bibir pantai sepanjang 2 kilometer, puas banget kan?

Uniknya, pasir di Pantai Tanjung Aan berbentuk mirip merica alias bulat-bulat. Selain itu suasana ombak di sini relatif tenang, jadi kamu bebas untuk bermain-main, misalnya bermain kano, berenang dan snorkling. Menjelang sore, air akan naik sehingga menghasilkan ombak yang cocok untuk berselancar.

Pantai yang terletak 75 kilometer dari Mataram itu menyediakan berbagai fasilitas yang cukup memadai, mulai dari homestay, toko peralatan olahraga air, rumah makan serta gubuk untuk beristirahat di bibir pantai. Seperti kebanyakan orang bilang, "Santai kayak di pantai, selow kaya di pulau".

Hari terus berlanjut, saat malam tiba, kamu akan menikmati bebagai macam hidangan laut yang diolah dengan bumbu khas Lombok serta iringan musik gitar. Dijamin makan malam kamu akan terasa sempurna. 

Untuk mencapai Pantai Tanjung Aan kamu perlu menemuh perjalanan selama 1,5 jam menggunakan sepeda motor. Melewati rute Mataram - Cakranegara - Kediri - Praya - Batunyale - Sengkol - Rambitan - Kuta, dan barulah tiba di Pantai Tanjung Aan.

Selama perjalanan kamu akan dimanjakan dengan deretan pantai-pantai cantik khas Lombok, sebut saja, Pantai Kuta, Pantai Seger dan Pantai Selong Belanak. Tunggu apalagi pilih tanggal dan budget, pilih perjalanan ala Backpacker lebih seru dan menantang, lo.  

 

 

 

 

 

 


    BY SYARIFAH AULIA

loading