Asuransi Pendidikan, Perlukah? - Saliha

LOVE

Asuransi Pendidikan, Perlukah?

BY MEDIA SARI

2017-10-27 14:00:00


SALIHA.ID - Sebagai orangtua tentunya kita ingin memberikan pendidikan yang terbaik bagi sang buah hati. Apalagi pendidikan merupakan hal penting yang dapat memengaruhi kualitas hidup kita sebagai manusia. Namun sayangnya, pendidikan juga tidak murah. Kebutuhan dana pendidikan terus meningkat setiap tahun sekitar 10%-15% jauh di atas inflasi.

Meski demikian pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi keluarga Indonesia. Ini terlihat dari data IPSOS (The Value of Education, Higher and Higher, 2017) sebanyak 86% orangtua di Indonesia memilih mengorbankan tabungan pensiun demi memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Hal ini didukung fakta, lebih dari 70% orangtua di Indonesia masih mengandalkan pendapatan bulanan untuk biaya pendidikan anak.

"Ada baiknya orangtua menyiapkan alternatif investasi dana pendidikan yang bisa mengalahkan inflasi dan yang paling penting bisa menjadi proteksi saat terjadi risiko seperti kematian pada orangtua sebagai pencari nafkah utama," jelas Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Financial saat ditemui di Sun Life Edufair, yang diselenggarakan di Kota Kasablanka, 20 Oktober 2017.

Lebih lanjut Shierly menambahkan bahwa asuransi pendidikan memiliki peran penting karena ketika pemilik asuransi mengalami risiko maka perusahaan asuransi akan mengalihkan risiko tersebut kepada perusahaan. Jadi biaya pendidikan anak akan tetap ditanggung meski pemilik asuransi sudah meninggal tanpa perlu membayar premi lagi. 

"Ibarat life jacket yang dapat menyelamatkan kita dari risiko tenggelam, asuransi juga dapat melindungi dana pendidikan anak jika terjadi risiko yang tidak diinginkan. Untuk itu asuransi sangat penting dan perlu dipersiapkan sejak dini," tambahnya.

Keuntungan lain dari asuransi yakni pemilik asuransi akan mendapatkan dana tiap kali anak memasuki jenjang pendidikan baru, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Ini tentunya akan meringankan beban kita dalam memenuhi kebutuhan dana saat proses pendaftaran sekolah yang memakan banyak biaya. 

Jika sahabat Saliha tertarik membuat asuransi pendidikan, maka mulailah sejak anak berusia dini karena premi yang dibayarkan bisa lebih murah daripada jika kita mengikuti asuransi saat usia anak sudah lebih besar karena premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi pula.

Bagaimana menurut sahabat Saliha, apakah sudah perlu membuat asuransi pendidikan untuk si kecil?


    BY MEDIA SARI

loading