Menikah di Usia Muda, Rawan Bercerai? - Saliha

LOVE

Menikah di Usia Muda, Rawan Bercerai?

BY MEDIA SARI

2018-02-21 16:23:00


SALIHA.ID - Beberapa waktu yang lalu, beredar kabar tentang pasangan muda Salma dan Taqy yang bercerai setelah membina rumah tangga selama 3 bulan. Keduanya menikah di usia yang masih sangat muda. Salma yang merupakan anak dari pengacara kondang Sunan Kalijaga, saat itu baru berusia 18 tahun. Sedangkan Taqy yang seorang hafidz quran terkenal menginjak usia 20 tahun. Menurut pengakuan ayahanda Taqy, mereka baru berkenalan 2 minggu lalu langsung memutuskan untuk menikah.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa salah satu penyebab perceraian adalah menikah di usia dini. Dilansir dari situs Telegraph, berdasarkan data dari Biro Statistik Australia pasangan muda memiliki risiko bercerai lebih tinggi dan rata-rata memutuskan berpisah pada tahun ke-4 pernikahan.

Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik dan Badan PBB untuk Anak-Anak (Unicef) menemukan bahwa angka pernikahan dini di Indonesia tergolong tinggi, pada kisaran 25% dari total pernikahan dalam setahun. Persentase tersebut mengalami kenaikan sejak 2010, seiring dengan meningkatnya persentase perceraian di Indonesia.

Baca Juga :

Perceraian, Jalan Terakhir yang Dimurkai Allah

Siap Menikah Muda? Karena Berani Saja Tidak Cukup

"Pasangan yang menikah muda secara emosional masih belum stabil, karena psikisnya dan emosinya dikhawatirkan belum siap. Sehingga ketika ada masalah sedikit itu, lebih mudah meledaknya dibandingkan orang-orang yang menikah di usia dewasa, yaitu sekitar 25 tahun ke atas. Jadi cara pandang seseorang tentang permasalahannya dan cara mereka mengelola emosinya dipengaruhi oleh tahap perkembangan di usianya itu," ujar psikolog RR. Finandita Utari, M.Psi. 

Menikah di usia dewasa juga meminimalisir permasalahan terkait finansial. Karena menginjak usia ini rata-rata orang sudah punya pekerjaan dan penghasilan yang cukup untuk hidup bersama serta memiliki momongan. Tak bisa dipungkiri, persoalan uang kerap memancing konflik yang memicu keretakan rumah tangga. Untuk itu Finandita memberi saran jika memang belum siap secara mental, psikis, fisik dan ekonominya sebaiknya pernikahan ditunda dulu sampai benar-benar siap. 

Jadi sahabat Saliha, sebelum kamu memutuskan untuk menikah coba pastikan terlebih dahulu, apakah kamu betul-betul sudah siap?


    BY MEDIA SARI

loading