Bangun Kemandirian dan karakter Anak Melalui Musik - Saliha

LOVE

Bangun Kemandirian dan karakter Anak Melalui Musik

BY SYARIFAH AULIA

2018-01-19 17:06:00


SALIHA.ID - Musik sering dijadikan alternatif untuk mengasah kemampuan olah pikir atau konsentrasi. Indahnya alunan musik juga mampu memberikan kenyaman dan ketenangan yang dibutuhkan setiap orang, termasuk anak-anak. Kini, millennials banyak yang melibatkan musik dalam mendidik anak-anak.

Bermain musik, mendengarkan musik atau bernyanyi rupanya bisa menjadi media pembelajaran yang telah dilakukan sejak lama. Anak-anak bisa mengenal anggota tubuh, konsep berhitung, mencintai sesama hingga belajar tentang budaya melalui rangkaian nada, irama dan lirik.

Telah diketahui bahwa musik mampu menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri. Misalnya saja, otak kanan menentukan kecerdasan emosi, kreatifitas dan cita rasa estitis. Sedangkan otak kiri merespon dengan baik cara berhitung, berpikir, dan menganalisa bentuk sesuatu.

Selain itu musik juga dapat dijadikan sebagai penggambaran ekspresi diri. Musik juga bisa menjembatani interaksi yang dilakukan anak-anak. Dari sinilah anak-anak mulai membentuk kepribadian, kemandirian, serta melatih kedisiplinan, ketekunan dan tanggung jawab.

Hal ini lah yang ingin diwujudkan oleh musisi, penata musik, produser musik, orkestrator, komponis, conductor kenamaan Indonesia, Erwin Gutawa. Melalui Erwin Gutawa Music School (EGMS), ia berharap bisa mengasah kemampuan dan bakat yang dimiliki anak dalam bermusik.

Bagi ayah dari Gita Gutawa ini, musik menjadi salah satu wujud cinta dan kasih dalam hidupnya. Ada keinginan besar dalam tujuan hidupnya yakni mencari dan menemukan bakat-bakat terpendam yang dimiliki setiap anak. "Setiap orang itu pasti suka musik, tapi tidak semua orang bisa main alat musik dan bernyanyi dengan teknik yang baik. Melalui EGMS ini saya ingin memberikan wawasan lebih jauh tentang musik dan bagaimana peran musik memengaruhi kehidupan kita", ungkap Erwin Gutawa.

Terdapat beberapa kelas yang ditawarkan EGMS, diantaranya instrumen dalam program Music Course, mulai dari orchestral instruments- seperti piano, gitar klasik, strings (violin, viola, cello, contrabass), winds (flute, oboe, clarinet, bassoon, saxophone), brass (horn, trumpet, trombone, tuba), serta percussion ataupun rhythm section–termasuk drum, gitar elektrik, bass elektrik, dan keyboard-synth-pop-jazz piano dan tentunya vokal–klasikal maupun pop-kontemporer.

Ada pula “Music Lovers”, program yang disusun untuk para pecinta musik yang mencari kegiatan bermusik, menyalurkan minat, serta mengasah kemampuan bermusiknya, dengan bimbingan instruktur profesional serta fasilitas yang lengkap dan modern.

Selain itu, terdapat “Music College” para peserta yang ingin meningkatkan skill bermusik ke level yang lebih tinggi serta memiliki disiplin ilmu musik yang lengkap dan mendalam. Program ini dipersiapkan untuk mencetak musisi yang handal dan mampu bersaing di industri musik nasional maupun internasional, baik secara praktik maupun akademik.

Secara keseluruhan program EGMS dirancang langsung oleh Erwin Gutawa dan musisi profesional. Fasilitas yang lengkap dan modern menjadi keunggulan yang ditawarkan EGMS. Sebagai orangtua modern kita bisa lebih peka terhadap perkembangan anak


    BY SYARIFAH AULIA

loading