Sebelum Belanja Hijab Online, Yuk Kenali Dulu Bahannya - Saliha

FASHION

Sebelum Belanja Hijab Online, Yuk Kenali Dulu Bahannya

BY DEE

2017-10-05 19:25:00


SALIHA.ID -  “Ugh, bahan jilbabnya tipis banget. Bintang dua.”

“Sis, kalau nggak ngerti bahan, nggak usah belanja online.”

Saat kamu membeli jilbab online, tentu kamu memiliki bayangan tertentu. Apalagi jika fotonya terlihat keren dan menggoda iman. Namun bagaimana kalau yang kita terima tidak sesuai dengan harapan? Entah ternyata bahannya terlalu tipis, kaku, warnanya tidak pekat, dan lain-lain. 

Nah, untuk menghindari kekecewaan atau drama media sosial, yuk kenali dulu beberapa bahan jilbab populer yang tengah naik daun. Jangan sampai kamu membeli jilbab yang bahannya nggak sesuai dengan harapan kamu, ya.

Bahan Bubble Crepe. Sumber: alibaba.com

Bubble Crepe

Bubble crepe atau bubble pop juga merupakan salah satu bahan jilbab atau pasmina yang tengah naik daun. Dibuat dari polyester, bahan ini sangat ringan, lembut, dan jatuh. Bubble crepe memiliki tekstur timbul seperti busa. Bahannya mirip dengan georgette tetapi memiliki tenunan yang lebih halus. Bahan ini juga adem, namun hati-hati dengan warna putih yang cenderung lebih transparan.

Jilbab berbahan chiffon. Sumber: thehijabcity.com via pinterest

Chiffon

Dibuat dari bahan dasar kapas, sutra dan serat sintesis, chiffon memiliki sifat yang tipis, licin, dan panas jika tidak dikombinasikan dengan bahan lain. Meski demikian, chiffon digemari karena sifatnya yang ringan dan jatuh. Meski cocok untuk dikenakan pada acara formal atau semi formal, bahan ini kurang cocok untuk udara panas karena tidak menyerap keringat dan mudah kusam.

Bahan Diamond. Sumber: IG namorahijab

Diamond

Kain diamond adalah kain yang akan mengingatkan kamu pada tekstur jeruk. Yup, itu karena teksturnya terasa sedikit kasar dan berpasir. Namun bukan berarti bahannya tidak enak dipakai. Justru sebaliknya. Bahan yang sedang naik daun ini bagus dibentuk sebagai jilbab maupun pasmina.  Jenis kain diamond yang biasa kamu temui antara lain adalah diamond cerutti/crepe/georgette, italiano, dan bubble.

Diamond cerutti/Crepe/Georgette memiliki bahan yang tipis dan halus. Bahan ini juga lembut dan jatuh serta tidak panas ketika dikenakan. Sementara Diamond Italiano lebih kaku, tebal dan teksturnya lebih kasar. Karena tidak licin dan gampang dibantuk, diamond italiano banyak digunakan untuk bahan pashmina dan jilbab segi empat.

Bahan Hycon. Sumber: Fabricuk.com

Hycon

Dibuat dari polyester, sekilas, bahan hycon mirip dengan bahan chiffon. Namun sebenarnya hycon kurang licin jika dibandingkan dengan chiffon dan lebih lembut. Serat kainnya lebih rapat, lebih lembut dan halus, bahannya juga jatuh dan tidak ‘ngembang’. Bahannya juga semi transparan sehingga dalam pembuatan jilbab dibuat dua lapis sehingga muncul istilah double hycon.

Jilbab bahan jersey dengan glitter. Sumber: hijab-ista.com

Jersey

Kain Jersey merupakan tekstil rajutan yang terbuat dari gabungan bahan wool, katun, dan sintetis. Bahan ini sering kamu ketemui dalam kaos olahraga. Sifat jersey yang lembut, adem, ringan, dan breathable, membuat bahan ini  nyaman untuk dikenakan. Orang umumnya menyukai bahan jersey karena sifatnya yang stretch, mengikuti bahan utamanya yaitu spandex.  Sayangnya, tektur jersey membuat wajah pemakainya jadi terlihat lebih penuh. Hati-hati tertukar dengan bahan lain seperti spandex, nylon atau lycra. Bahan jersey yang asli adem saat dipegang.

Jilbab katun dengan efek kerutan. Sumber: littleblackhijab.com

Katun

Terbuat dari bahan kapas alami, bahan katun termasuk dingin, nyaman, dan mampu menyerap keringat. Ada beragam jenis katun yang digunakan untuk jilbab, antara lain katun voile, katun ima, katun supernova, dan lain-lain.

Katun supernova memiliki bahan yang halus, lembut, adem dan tidak tembus pandang kecuali warna putih. Harganya juga cukup murah dibandingkan bahan lain. Bahan ini juga cocok untuk tampil casual. Namun, warna katun ini tidak solid, ada campuran warna lain di dalamnya. Jadi, kalau kamu mencari warna yang pekat, jangan pilih supernova, ya.

Katun jenis lain yang sering ditemui adalah kain katun Ima. Katun ini memiliki sifat halus dan dingin. Terdapat corak garis kecil di bahannya sehingga terkesan rapi dan elegan.

Jilbab berbahan organdi, bukan organza. Sumber: IG agenjilbabbranded

ORGANDI

Ingin jilbab yang terlihat halus dan mewah untuk pergi ke pesta? Cobalah memakai jilbab dari bahan organdi yang tengah naik daun. Organdi merupakan bahan tipis, ringan, halus, dan transparan yang terbuat dari 100% katun. Organdi juga lebih lembut di kulit. Sayangnya nih, organdi mudah kusut. Namanya memang mirip dengan bahan organza, namun sebenarnya beda, lo. Organza tidak dibuat dari katun, namun dari sutera, polyester, atau gabungan keduanya. Organza juga lebih kaku, karena itu penggunaannya seringkali dilapis dengan bahan lain.  

Bahan Satin.

Satin

Mengkilap dan licin. Itulah ciri khas bahan satin, meski di bagian dalamnya tidaklah licin. Bahan ini bagus untuk ke kantor, acara formal atau semi formal karena kesannya yang mewah dan elegan.

Kata ‘satin’ sebenarnya berasal dari kata ‘zaitun’, nama yang diberikan bangsa Arab pada sebuah pelabuhan di Quanzhou, Cina, di mana bahan ini pertama kali berasal sekitar 2000 tahun yang lalu. Di Italia dan Perancis, bahan ini hanya dikenakan kalangan tertentu. Namun menjelang abad ke-21, bahan ini diproduksi secara massal.

Kalau kamu membaca kata max mara di deskripsi online shop, sebenarnya kain tersebut termasuk kain satin. Ada beragam jenis max mara seperti buatan lokal yang tebal, buatan Italia yang lebih tipis, lembut dan sedikit glossy. Ada juga max mara silk yang paling tipis, jatuh, dan dingin.  Kelemahan bahan ini adalah mudah rusak dan memerlukan perawatan tersendiri.

Bahan Wool Peach. Sumber: texlean.com

Wool Peach

Wolfis, wollpeach atau wolvis? Hmm…kain ini memiliki banyak versi penulisan. Apapun namanya, kain ini sebenarnya merupakan salah satu jenis kain sifon, tapi tidak melalui proses lining. Kain yang punya nama lain kain Arab ini (karena banyak diimpor ke negara timur tengah) bisa dibuat dari serat alam, serat sintesis, atau gabungan keduanya.

Wool Peach memiliki karakter serat yang halus dan rapat, ringan dan tidak panas, namun juga tidak licin dan dan tidak transparan. Soal ketebalan, wool peach lebih tipis dibandingkan dengan jersey.  Warna cetakan pada wool peach juga lebih hidup dibandingkan bahan lain seperti chiffon, sutera, satin, katun, dan lain-lain. 

Nah itulah beberapa bahan jilbab yang tengah populer saat ini. Ingatlah bahwa kualitas bahan mengikuti harganya. Jadi jika harganya terlalu murah, kamu juga perlu mengkhawatirkan kualitasnya. Dan jika ragu-ragu, selalu tanyakan kepada penjualnya sebelum bertransaksi.

Happy online shopping! 


    BY DEE

loading